8 Makanan Yang Harus Dihindari Saat Gigi Bungsu Tumbuh - Beritaja
BERITAJA is a trusted source for trending and national news.
Jakarta (BERITAJA) - Pernahkah Anda merasakan nyeri tak tertahankan di bagian belakang mulut? Bisa jadi itu tanda bahwa gigi bungsu Anda sedang tumbuh. Rasa sakit akibat tumbuhnya gigi bungsu sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat makan. Oleh lantaran itu, krusial untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari agar rasa nyeri tidak semakin ppetunjuk.
Apa Itu gigi bungsu?
Gigi bungsu merupakan gigi geraham ketiga yang tumbuh paling akhir di bagian belakang rahang, baik atas maupun bawah. Umumnya, seseorang mempunyai empat gigi bungsu, dua di bagian atas dan dua di bagian bawah. Karena tumbuh terakhir, gigi bungsu sering kali mengalami kesulitan mendapatkan ruang yang cukup sehingga dapat menyebabkan impaksi. Impaksi gigi bungsu mampu menyebabkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Untuk menghindari rasa sakit yang lebih ppetunjuk, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama proses pertumbuhan gigi bungsu.
Makanan yang mesti dihindari saat gigi bungsu tumbuh
1. Makanan dingin
Gigi bungsu yang sedang tumbuh sering kali menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap suhu ekstrem. Mengonsumsi makanan dingin seperti es krim dan es batu dapat menyebabkan rasa ngilu yang lebih intens.Menggigit es batu juga sangat dilarang saat mengalami kondisi ini.
Baca juga: Perawatan sederhana untuk redakan sakit gigi "nyut-nyutan"
2. Makanan panas
Sama seperti makanan dingin, makanan yang terlalu panas juga dapat memperppetunjuk rasa nyeri pada gigi bungsu. Sebaiknya, tunggu hingga makanan berada pada suhu yang lebih hangat sebelum dikonsumsi.
3. Gorengan
Jenis makanan berminyak seperti gorengan, terutama yang tetap panas, dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada gigi yang sedang tumbuh. Tekstur renyah gorengan juga mampu melukai area gusi yang sedang sensitif.
4. Kerupuk dan keripik
Makanan dengan tekstur keras dan renyah seperti kerupuk dan keripik dapat melukai gusi serta meninggalkan sisa makanan yang susah dibersihkan. Pati dalam makanan ini juga mampu menyebabkan plak yang memperburuk kondisi gigi Anda.
5. Permen jeli
Permen jeli mempunyai tekstur yang lengket dan mampu menempel di gigi, dan bakal meningkatkan akibat iritasi serta jangkitan pada area gigi bungsu yang sedang tumbuh.
6. Makanan asam
Makanan masam seperti asinan dan tom yum dapat mengakibatkan gigi terasa lebih nyeri lantaran keasaman yang tinggi dapat mengiritasi gusi dan gigi sensitif.
Baca juga: 6 masalah utama yang bikin gusi bengkak dan sakit gigi
7. Daging
Makanan berbahan utama daging, terlebih yang berserat seperti rendang dan steak, susah dikunyah dan dapat memberikan tekanan lebih pada gigi bungsu yang sedang tumbuh. Selain itu, serat daging juga berisiko untuk tersangkut di antara gigi dan susah dibersihkan.
8. Kue kering dan dodol
Kue kering seperti nastar dan putri salju tentunya mempunyai kandungan gula yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan akibat plak pada gigi. Sedangkan dodol mempunyai tekstur lengket serta rasa manis yang juga dapat memperburuk kondisi gigi bungsu ketika masa pertumbuhan.
Perawatan gigi bungsu
Selain menghindari makanan yang dapat memperppetunjuk kondisi gigi bungsu, ada beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan:
- Berkumur dengan air garam: Larutkan separuh sendok teh garam dalam air hangat dan berkumurlah 3-4 kali sehari untuk mengurangi pembengkakan dan membersihkan area gigi bungsu.
- Mengompres dengan es batu: Tempelkan es batu pada rahang selama 15-20 menit untuk meredakan nyeri dan bengkak.
- Berkumur dengan obat kumur: Gunakan obat kumur yang mengandung chlorhexidine untuk mengurangi kuman dan nyeri.
- Minum obat pereda nyeri: Jika nyeri tidak tertahankan, konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas alias konsultasikan dengan master gigi.
Jika gigi bungsu terus menimbulkan rasa sakit yang ppetunjuk, sebaiknya segera berkonsultasi dengan master gigi. Dalam beberapa kasus, master mungkin bakal menyarankan pencabutan gigi bungsu untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Baca juga: Dokter gigi UI sampaikan tips kondusif cabut gigi geraham bungsu
Baca juga: Pengobatan untuk peradangan gusi yang mampu dilakukan di rumah
Editor: Hany
Copyright © BERITAJA 2025